Friday, May 8, 2015

JEJAK-JEJAK ISLAM

Bersujud syukur kembali.

Itulah yang saya lakukan tiga hari selepas Ensiklopedia Tokoh Muslim sampai di tangan saya dua minggu yang lalu. Hal itu karena rasa bahagia dan syukur yang luar biasa kepada Allah Swt., karena hari itu, Rabu, 29 April 2015 yang lalu, saya menerima sebuah email dari Yogyakarta. Dalam email tersebut, seorang editor antara lain mengemukakan sebuah kabar gembira, “Mohon maaf, baru mengabari kembali mengenai buku-buku Jejak-Jejak Islam… Insya Allah jika semuanya lancar, buku ini akan masuk ke bagian produksi minggu depan tanggal 7 Mei 2015.”

Dengan kata lain, kemarin  buku Jejak-Jejak Islam mulai dalam proses produksi.

Jejak-Jejak Islam, sejatinya, merupakan “pasangan serasi” dari sebuah ensiklopedia  yang saya susun dan baru terbit bulan lalu, Ensiklopedia Tokoh Muslim. Dapat dikatakan, dua buku tersebut saya siapkan dan tulis berbarengan selama 6 tahun. Jika dalam Ensiklopedia Tokoh-Tokoh Muslim disajikan sekitar 1.100 tokoh Muslim berpengaruh yang pernah ada dalam sejarah Islam, sedangkan Jejak-Jejak Islam merupakan sebuah kamus  popular sejarah dan peradaban Islam yang disajikan dalam bahasa yang mudah dicerna, tetapi tetap akurat.

Mengapa kamus sejarah dan peradaban Islam?

Hingga dewasa ini, memang beberapa ensiklopedia tentang Islam telah hadir dan terbit di Indonesia. Namun, tidak banyak di antara ensiklopedia-ensiklopedia tersebut yang secara khusus menyajikan perihal sejarah dan peradaban Islam. Tentu kita tahu, hingga kini sejarah Islam telah membentang selama 15 abad. Selama itu pula, kaum Muslim telah melahirkan peradaban Islam yang sangat kaya. Namun, sayang, betapa kerap peradaban yang sangat kaya itu tidak diketahui masyarakat pada umumnya dan kaum Muslim pada khususnya. Hal itu, antara lain, karena sejarah dan peradaban Islam tersebut tidak tersajikan dalam sebuah karya sistematis yang enak dibaca.  Bentuk yang paling tepat untuk menyajikannya adalah dalam bentuk kamus popular sejarah dan peradaban Islam. Inilah salah satu pertimbangan mengapa saya menyusun karya yang kini sedang dalam proses cetak ini. Tentu, masih terdapat sederet manfaat lain yang terkandung dalam pengenalan dan pengetahuan tentang sejarah dan peradaban Islam tersebut.

Entri-entri yang dihadirkan dalam kamus ini, terdiri dari sekitar 700 entri, dengan sengaja tidak saya sajikan dari sejarah dan peradaban Islam dari suatu kawasan tertentu atau masa tertentu. Dan, 700 entri memang tidak banyak. Namun, harapan saya, dengan dihadirkannya 700 entri seputar sejarah dan peradaban Islam, pembaca dapat mengetahui dan memahami sejarah Islam secara ringkas dan kontribusi masyarakat Muslim di pelbagai penjuru dunia. Tentu, dengan segala kelebihan, kekurangan, dan jasa mereka.

Erat kaitannya dengan proses penulisan Jejak-Jejak Islam ini, seperti halnya dalam menyusun Ensiklopedia Tokoh-Tokoh Muslim, kemajuan dan perkembangan  ilmu dan teknologi dewasa ini, terutama teknologi  informasi, telah memberi  kesempatan kepada saya untuk  melakukan  check  and  recheck  berbagai   entri terpilih, sehingga dapat dihadirkan entri-entri yang lebih  tuntas dan akurat, walau ringkas. Di samping itu, kehadiran berbagai website tentang Islam, Dunia Islam, dan sejarah dan peradaban Islam di internet sangat besar artinya bagi  saya dalam  menyelesaikan  karya ini. Selain itu,  kehadiran  teknologi informasi tersebut telah memudahkan saya untuk  menghadirkan kalender Hijriah.

Sebagai  sebuah kamus yang merupakan hasil  perpaduan  dan pengolahan berbagai sumber, apalagi ditulis bukan oleh sebuah tim yang  berasal  dari berbagai disiplin yang  menguasai  sepenuhnya “segala hal ihwal” entri-entri yang disajikan, karya  ini  tentu tidak terlepas dari kelemahan  dan  kekurangan serta masih jauh dari kesempurnaan. Juga, karya ini masih jauh dari sempurna. Karena itu, apabila dalam karya ini terdapat  kelemahan, kealpaan, kekhilafan,  dan kekurangan, semua itu sepenuhnya dari dan merupakan tanggung jawab saya. Karena itu pula, kritik dan saran dari siapa pun tentu  sangat saya harapkan. Meski demikian, saya tetap berharap semoga karya ini dapat menjadi setetes ilmu yang mampu menebarkan manfaat bagi para pembaca sekalian dan dunia ilmu pengetahuan.
   
Tentu, dalam kesempatan ini, saya tidak akan pernah melupakan sumbangan berbagai pihak yang nama mereka terlalu panjang  untuk disajikan  di sini, baik langsung maupun tidak  langsung,  yang membuat  karya ini dapat dihadirkan. Meski demikian,  dalam kesempatan ini, saya  ingin secara khusus menyampaikan  ucapan terima  kasih  sedalam-dalamnya kepada Penerbit Mizania, dan Tim. Dan, secara khusus pula, karya setebal sekitar 600 halaman ini saya persembahkan kepada seorang ibu yang senantiasa menekankan pentingnya meraih ilmu, seorang ayah yang senantiasa menekankan pentingnya menebarkan dan mengamalkan ilmu, seorang istri yang tanpa mengenal lelah senantiasa berbagi ilmu, dan dua permata hati yang mulai merasakan indahnya ilmu.
     
Kiranya Allah membalas amal ibadah mereka semua. Amin.


No comments: